Ruko ITC Depok. Jl. Margonda No.11, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16431.

Kenali 6 Jenis Ketombe dan Cara Ampuhnya Agar Tidak Balik Lagi!

Blog Image

Gerah di kepala bisa menjadi penyebab ketombe

Pernah tidak, kamu merasa sudah rajin keramas, pakai vitamin rambut, tapi serpihan putih tetap saja "setia" hinggap di bahu baju hitammu?

Sebagai orang yang sudah lebih dari 10 tahun berkecimpung di dunia kecantikan dan perawatan rambut di Moz5 Salon, saya sering sekali menemui klien yang datang dengan keluhan serupa. Masalahnya satu: mereka belum tahu bahwa jenis ketombe itu tidak cuma satu macam.

Menganggap semua ketombe itu sama adalah kesalahan fatal yang sering bikin pengobatan jadi tidak mempan. Ibarat mengobati sakit gigi dengan obat sakit perut, tentu tidak akan nyambung. Memahami jenis jenis ketombe dan cara mengatasinya adalah langkah pertama yang sangat krusial sebelum kamu memutuskan membeli produk treatment mahal.

Kenapa Ketombe Bisa Muncul?

Secara jurnalistik, kita harus melihat akar masalahnya. Ketombe atau pityriasis capitis sebenarnya adalah proses alami pelepasan sel kulit mati yang terlalu cepat. Namun, faktor pemicunya bisa beragam, mulai dari kelembapan udara, hormon, hingga jamur yang berpesta pora di kulit kepala kita.

Mari kita bedah satu per satu agar kamu bisa melakukan diagnosa mandiri yang tepat.

1. Si Klasik yang Mengganggu: Ketombe Kering

Ini adalah jenis yang paling umum kita temui. Biasanya muncul saat cuaca dingin atau bagi kamu yang sering berada di ruangan ber-AC. Ketombe kering memiliki karakteristik serpihan putih, kecil, dan mudah jatuh ke baju.

Penyebab utamanya adalah kurangnya kelembapan di kulit kepala. Jika kamu merasa kulit kepalamu kencang dan gatal, kemungkinan besar ini pelakunya. Cara mengatasinya bukan dengan keramas sesering mungkin, melainkan dengan memberikan nutrisi kelembapan seperti hair oil atau memilih sampo yang mengandung pelembap alami.

2. Si Lengket yang Membandel: Ketombe Basah

Berbeda dengan saudaranya yang kering, ketombe basah biasanya berwarna kekuningan dan terasa berminyak. Ketombe ini cenderung menempel di batang rambut dan kulit kepala karena bercampur dengan produksi sebum (minyak) yang berlebih.

Jika dibiarkan, ketombe ini bisa menyumbat pori-pori kulit kepala. Di salon, kami biasanya menyarankan teknik scalp scrubbing yang lembut untuk mengangkat sisa minyak ini agar kulit kepala bisa kembali "bernafas".

3. Ketombe Akibat Jamur (Malassezia)

Nah, ini dia biang kerok yang sering luput dari perhatian. Jenis ketombe jamur disebabkan oleh pertumbuhan mikroorganisme bernama Malassezia yang berlebihan. Jamur ini sebenarnya ada secara alami di kulit semua orang, tapi jika ia berkembang biak terlalu cepat karena kondisi kulit kepala yang terlalu berminyak, hasilnya adalah peradangan dan ketombe yang parah.

Ciri khasnya adalah rasa gatal yang luar biasa intens. Kamu butuh sampo khusus yang mengandung zat anti-jamur seperti Ketoconazole atau Zinc Pyrithione untuk meredam populasinya.

4. Waspadai Jenis Ketombe Berkerak

Pernah melihat lapisan putih tebal yang keras dan sulit dilepas dari kulit kepala? Kamu mungkin sedang berhadapan dengan jenis ketombe berkerak. Kondisi ini seringkali berkaitan dengan masalah dermatologis yang lebih kompleks seperti Dermatitis Seboroik atau Psoriasis.

Kerak ini tidak boleh dikelupas secara paksa karena bisa menyebabkan luka dan infeksi sekunder. Penanganannya membutuhkan kesabaran ekstra dengan produk yang mengandung Salicylic Acid untuk melunakkan kerak sebelum dibersihkan.

5. Ketombe Akibat Penumpukan Produk (Product Buildup)

Bagi pecinta hairspray, dry shampoo, atau gel rambut, hati-hati. Terkadang apa yang kamu kira ketombe sebenarnya adalah sisa produk yang tidak terbilas bersih. Serpihannya biasanya terlihat lebih padat dan tidak terlalu gatal dibandingkan ketombe asli, namun tetap saja mengganggu penampilan dan kesehatan folikel rambut.

Jenis Ketombe yg Berbahaya

Banyak yang bertanya, adakah jenis ketombe yg berbahaya? Secara medis, ketombe jarang mengancam nyawa, namun bisa menjadi "sinyal" adanya gangguan kesehatan yang lebih serius.

Kamu harus segera berkonsultasi dengan ahli atau dokter kulit jika:

  • Kulit kepala terlihat sangat merah, bengkak, dan terasa panas.

  • Kerak ketombe mengeluarkan cairan atau nanah.

  • Terjadi kerontokan rambut yang sangat masif di area yang berketombe.

  • Ketombe menyebar hingga ke area wajah, alis, atau telinga.

Ini bukan lagi sekadar masalah estetika, tapi tanda bahwa kulit kepalamu sedang mengalami inflamasi tingkat tinggi yang butuh penanganan medis profesional.

Cara Mengatasi Berbagai Jenis Ketombe

Sebagai marcom yang juga memahami sisi teknis perawatan di Moz5 Salon, saya merangkum beberapa langkah praktis untuk kamu coba di rumah:

Gunakan Sampo yang Tepat

Jangan hanya tergiur iklan. Baca label di balik botol. Jika kamu punya ketombe kering, cari yang mengandung aloe vera. Jika ketombe basah, cari yang mengandung tea tree oil atau salicylic acid.

Teknik Keramas yang Benar

Jangan menggaruk kulit kepala dengan kuku! Gunakan bantalan jari untuk memijat lembut. Pastikan suhu air adalah air biasa atau suam-suam kuku, karena air yang terlalu panas justru memicu kulit kepala memproduksi minyak lebih banyak sebagai respon perlindungan.

Diet dan Gaya Hidup

Percaya atau tidak, asupan gula berlebih bisa memperburuk kondisi jamur di kulit kepala. Perbanyak konsumsi Zinc, vitamin B, dan lemak sehat (Omega-3) untuk membantu kulit kepala melakukan regenerasi sel dengan lebih sehat.

Deep Cleansing secara Berkala

Sesekali, kulit kepala butuh detoks. Di salon, kami sering melakukan treatment yang fokus pada pembersihan mendalam untuk memastikan tidak ada sisa kotoran yang menyumbat pori-pori.

Alamat Moz5 salon Muslimah Tebet 

Jalan Tebet Timur Dalam, u No.70, RT.6/RW.5, Tebet Tim., Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12820

Kenali Dulu, Obati Kemudian

Memahami jenis ketombe adalah kunci utama untuk mendapatkan rambut impian yang bersih dan berkilau. Jangan asal coba-coba produk tanpa tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh kulit kepalamu. Setiap helai rambutmu berharga, dan kulit kepala yang sehat adalah fondasi utamanya.

Ingat, rambut adalah mahkota, dan ketombe hanyalah "tamu tak diundang" yang bisa kita usir dengan pengetahuan dan perawatan yang tepat. Konsistensi adalah kunci. Jangan harap ketombe hilang dalam semalam, tapi dengan produk dan cara yang benar, hasilnya pasti akan terlihat.

Punya masalah ketombe yang belum kunjung usai? Apakah kamu sudah mencoba berbagai produk tapi kerak tetap membandel? Jangan ragu untuk berbagi pengalamanmu di kolom komentar atau konsultasikan langsung dengan para ahli rambut di cabang salon terdekat!

 

Tag.

Jenis ketombe berkerak, Jenis ketombe jamur, Jenis ketombe yg berbahaya,Jenis jenis ketombe dan Cara mengatasinya,Ketombe basah,Ketombe kering